Subscribe:

Labels

Rabu, 21 September 2011

Klasifikasi Sistem Teknologi Informasi

Sistem teknologi informasi dapat dibedakan dengan berbagai cara pengklasifikasian. Misalnya, menurut fungsi sistem (embedded IT System, dedicated IT system, dan general purpose IT system), menurut departemen atau perusahaan bisnis (sistem informasi akuntansi, sistem informasi pemasaran, sistem informasi produksi, dll), menurut dukungan terhadap level manajemen dalam perusahana (sistem pemrosesan transaksi, sistem pendukung keputusan, san sistem informasi eksekutif), menurut ukuran dan menurut cara melayani permintaan (klien-server).



Menurut Fungsi Sistem,
Berdasarkan fungsi yang diemban sistem, sistem teknologi informasi dapat dibedakan menjadi sistem teknologi informasi yang melekat (embedded IT system), sistem teknologi informasi yang khusus (dedicated IT system, dan sistem teknologi informasi serbaguna (purpose IT System).
- Embedded IT system adalah sistem teknologi informasi yang melekat pada produk lain. Sebagai contoh, sistem VCR (Video Casette Recorder) memiliki sistem teknologi informasi yang memungkinkan pemakai dapat merekam tayangan televisi. Adapun sistem teknologi informasi pada lift dapat digunakan untuk mengendalikan gerakan lift dalam gedung pencakar langit. Misalnya, lift tertentu tidak bisa digunakan untuk lantai 2 sampai dengan 7 pada jam antara 07.00 sampai dengan jam 09.00.

- Dedicated IT System, Dedicated IT system adalah sistem teknologi informasi yang dirancang untuk melakukan tugas-tugas khusus. Sebagai contoh adalah ATM (Anjungan Tunai Mandiri) dirancang secara khusus untuk melakukan transaksi keuangan bagi nasabah bank
Tentu saja sistem seperti ini tidak bisa dipakai untuk melakukan tugas-tugas seperti mengetik dokumen.

- General purpose IT system adalah sistem teknologi informasi yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai aktifitas yang bersifat umum. Contohnya adalah Persoanal Computer (PC), yang merupakan peralatan yang dipakai di rumah atau perkantoran untuk mencatat pengeluaran, melakukan perhitungan statistik, membuat dokumen ataupun untuk belajar.

Menurut Ukuran
Ukuran dalam pengklasifikasian sistem teknologi informasi tidak harus berupa ukuran fisik, tetapi cenderung didasarkan pada ukuran informasi yang ditampung, kemampuan sistem yang ditawarkan, kecepatan pemroses, dan juga berdasarkan jumlah orang yang menggunakan sistem secara bersamaan. Berdasarkan pengklasifikasian seperti ini, terdapat berbagai istilah yang sampai saat ini tetap digunakan untuk memberikan nama untuk kelompok komputer, sekalipun parameter yang diguankan untuk mengklasifikasikannya sering kali berubah seiring dengan perkembngan teknologi yang mendukung komputer. Kelompok tersebut adalah mikrokomputer, workstation, minikomputer, mainframe dan superkomputer .

Klien - Server
Pada lingkungan yang mempunyai sejumlah komputer dan komputer-komputer tersebut saling terhubung dikenal dengan istilah klien – server (client – server). Pengertian server umumnya menyatakan sebuah komputer yang menyimpan data atau program yang dapat diambil oleh komputer-komputer lain atau menyediakan peranti seperti CD-ROM drive atau printer yang dapat digunakan oleh komputer-komputer lain. Adapaun klien (atau kadangkala dinamakan workstation) adalah komputer yang memanfaatkan layanan ayang disediakan oleh server.
Pada perkembangan lebih lanjut, istilah server tidak harus berarti komputer secara fisik, melainkan justru berupa perangkat lunak. Sebagai contoh, web server, adalah perangkat lunak yang berfungsi melayani permintaan halaman web oleh klien. Dengan demikian sebuah komputer dapat berfungsi menjadi berbagai server.
Sumber : http://desy-pengantarteknologiinformasi.blogspot.com/2011/06/klasifikasi-dan-fungsi-sistem-teknologi.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar